Facebook... Bukan kata asing untuk sebagian orang yang mengenal internet, bahkan yang tidak mengenal sekalipun banyak yang pernah mendengarnya. Meskipun hanya sekedar mendengar. Tetapi inilah fakta yang ada di sekitar kita. Hampir semua orang mengenal facebook. Salah satu jejaring sosial yang bisa dibilang paling populer saat ini. Mulai dari anak-anak, remaja, ibu rumah tangga sampai pekerja kantoran, bahkan sampai pada jajaran direktur pun semua adalah pengguna jejaring sosial yang satu ini.
Setiap pengguna facebook telah merasakan banyak manfaat. Salah satu contohnya adalah bisa saling komunikasi dengan teman, saudara atau kerabat jauh dimanapun mereka tinggal. Bisa saling mengetahui kondisi masing- maasing dari status yang selalu ter-update.
Contoh lain adalah bertemunya kembali dengan teman atau sahabat lama yang sudah belasan bahkan puluhan tahun tidak pernah bertemu. Yang akhir-akhir muncullah suatu kebiasaan baru, reuni. Mungkin anda dan juga saya adalah salah satu dari sekian juta orang yang merasakan manfaat ini. Dan bahkan sangat berterima kasih pada facebook untuk jasanya.
Fenomena yang akhirnya muncul adalah orang akan selalu berusaha meng-update status hanya untuk bisa berbagi dengan yang lain. Atau bahkan hanya untuk sekedar keisengan. Mungkin kita pun salah satunya. Yang akhirnya membuat orang seperti terkena virus, yang terus merebak disuatu lingkungan. Yang akhirnya membuat para pengguna terlena dan asyik untuk selalu menggunakan facebook.
Tak jarang kita menjumpai ibu-ibu yang sedang menunggu anaknya sekolah, asyik dengan hp mereka. Atau para remaja yang sibuk dengan hp disela-sela waktu istirahat sekolah. Atau bahkan mahasiswa dengan laptop mereka, memenuhi hotspot zone. Juga para pekerja kantoran yang memanfaatkan fasilitas kantor untuk membuka, meng-update bahkan meng-upload foto di facebook mereka. Hehehe...
Fenomena baru disekitar kita yang acap kali biasa disebut sebagai tindakan "autis" atau "addict" terhadap facebook. Bahasa atau lebih jelasnya kosakata yang sedang nge-tren saat ini. Alhasil, demam facebook pun banyak mempengaruhi kehidupan kita dan sekitar kita. Kebiasaan2 lama berubah. Pemikiran atau bahkan tindakan kita juga akhirnya dipengaruhi oleh facebook. Yang boleh dibilang facebook adalah salah satu rutinitas wajib saat ini... Hehehe... Mungkin terkesan naif... Tapi inilah realita saat ini.
0 komentar:
Poskan Komentar